Minggu, 30 September 2012

Kuatkan HambaMu Rabb

Ya Allah...
Tak dapat kupertahankan diriku untuk tetap kuat
Aku adalah aku dengan segala kelemahanku, Ya Rabb
Aku adalah aku dengan kerapuhanku
Aku adalah aku ang tak pernah dapat menahan tangisku
Aku yang tak dapat menahan emosiku

Ya Allah..
Kesedihan ini hanya aku yang rasa
Dan hanya engkau saja yang tahu
Tak ingin orang yang kusayani tahu
Apa yang membuatku lelah
Apa yang membuatku kecewa
Biar aku seorang yang mengerti diriku

Ya Allah..
Peluk aku dengan KasihMu..
Rengkuh aku dengan segala kelembutanMu..
Aku sangat membutuhkanMu, Ya Rabb..

Ingin kucurah semuanya
Dengan tanpa kata-kata

Ya Allah..
Engkau sang penjaga hati
Jangan biarkan hati ini tergores
Hingga menyisakan sakit yang berkepanjangan

Ya Allah..
Engkau Tetap dihatiku
Kuatkan hamba Ya Rabb..
Kuatkan hamba..
Kuatkan hamba..
Kuatkan hamba..

Rabu, 19 September 2012

Duri Di Taman

Kau tanam mawar indah dipekarangan.
Kau rawat ia hingga tumbuh menjadi bungan yang cantik dan wangi.
Kau penuh lembut memperlakukannya.
Seolah, kau adalah pemilik sejatinya.

Tidak kah kau petik untuk penghias kamarmu?
Kau terlalu baik dan terlalu lama menjaganya.
Hingga ia perlahan-lahan gugur tanpa sempat kau sentuh.

Tapi hari ini, kau tak datang sekedar melihatnya
Tanganmu tertusuk duri saat kau mencoba memetiknya.
Mawar itu bukan milikmu ternyata
Kau hanya menjaganya tanpa dapat memiliki seutuhnya

Kau tak bisa memetiknya tanpa izin empunya
Kau tak bisa pula memotongnya, karena itu bukan milikmu.
Kau memaksa diri untuk memilikinya
Tanpa kau sadar, kau telah membuat mawar itu mati lebih cepat
Kau pun akan sedih dan tak dapat melihatnya


Minggu, 02 September 2012

Pura-Pura



Tak seyogyanya kepura-puraan ini aku jalani.
Tak pantas kumiliki hal itu.
Aku kecewa, dan ingin tidak suka.
Aku kesal, dan ingin marah.
Aku sedih, dan ingin menangis.
Aku gak kuat, dan ingin mengeluh...

Dan ingin aku melakukannya sebagai wanita.
Aku tak ingin berpura-pura kuat, berpura-pura tak pernah merasa kecewa, berpura-pura suka dengan apa yang orang lain lakukan, berpura-pura dengan tidak marah. Berpura-pura dengan semua hal yang teradi padaku, BERPURA-PURA, dan berpura-pura.

Mampukah aku hidup dengan kepura-puraan disisa usiaku?
Bagaimana aku melewatinya?
Bisakah aku melewatinya?
Kapan akan kujalani kehidupan normal seperti 2.260 jam yang lalu?


Ya Allah, kepadamu segala rasa yang berkecamuk ini kucurahkan.
Pikiran, Jiwa, dan Raga ini adalah hanya milikMu Ya Rabb.
Tanpa kujelaskan, Engkau telah Mengetahuinya.
Tanpa kuketahui, Engkau telah merencanakannya

Tapi izinkan, sekali ini aku mengeluh Ya Allah..