Senin, 20 Mei 2013

Tentu Saja Tidak

Kutemui dia, ataukah tidak?

Mungkin memang tidak harus ditemui.

  • Ya tentu saja tidak.


Apakah dia menghubungiku kembali ketika aku menghubunginya?

  • Tentu saja tidak. (Mungkin dia sibuk)


Apakah dia menyapaku kembali ketika aku menyapanya?

  • Tentu saja tidak. (Mungkin dia sibuk)


Apakah dia mengharap aku menemuinya?

  • Tentu saja tidak. (Mungkin dia sudah dengan yang lain)


Jadi, Kutemui atau tidak?

  • Tentu saja tidak.

Apa aku akan jadi bumerang untuk aku sendiri?

  • Tentu saja tidak.

Okey, intinya, tidak aku temui.

  • Tentu saja tidak.


Tapi aku mau menemuinya.
  • Tidak! Jangan! Jangan ikuti kata hati sekali ini, okey.
Baiklah, tapi aku pernah bilang akan menemuinya.
  • Apakah dia memintaku kembali untuk menemuinya? Tidak kan.
  • Tentu saja tidak.
Baik, aku tidak akan menemuinya jikalau dia tidak memintaku untuk menemuinya.
  • Tentu saja IYA.

Jumat, 17 Mei 2013

Ready To Die

Tuhan, akan seperti apakah nanti aku kembali padaMu?
Dalam keadaan seperti apakah aku saat malaikatMu mengambil ruhku?
Siapakah yang akan kehilanganku saat aku kaku didepan mereka?

Tuhan, dimanakah tempat kekalku setelah aku Engkau bangkitkan kembali?
Cukup beratkah timbangan amalku nanti?
Atau akan ringankah timbangan dosaku kelak?

Tuhan..
Tak pantas aku sombong dengan apa yang kau titipkan untukku.
Tak pantas apa yang hari ini aku lakukan menjadi sebuah pertimbangan.

Ya Rabbii..
Aku hanya punya Engkau yang mengasihi
Aku hanya punya Engkau tempat semua umat mengadu.
Aku hanya punya Engkau Ya Ghofuur....

Rabu, 01 Mei 2013

Pertentangan

Keinginan dan kenyataan ini saling bertentangan. 
Seperti menyatukan matahari dan bulan dalam suatu keadaan.
Keinginan mengungkapkan..
Kenyataan yang tak harus diungkapkan..

Akan mengikuti egokah aku dengan segala rasa itu
Atau aku ikuti prosedur yang alam suguhkan untukku.