Mama, maaf. Vim gak mau angkat telepon Mama dulu sebelum Mama baik-baik dengan apa yang Mama pikirankan.
Maaf, bukan Vim ngga mau belain Mama, tapi karena terlebih, Abahpun adalah orang tua Vim..
Vim hormati Mama, Vim hormati Abah juga. Vim sayangi mama, Vim sayangi Abah juga. Vim rindukan Mama, Vim rindukan Abah juga. Bedanya, Vim bercerita sama Mama, tetapi tidak sama Abah. Tapi perasaan Vim adalah sama.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thank's for your Comments on this Blogg