Mama, maaf Vim yang tak dapat merengkuh mama saat mama menangis. Maaf Vim yang terkadang tak ada saat Mama ingin bercerita. Maaf vim yang sudah lama tak bercerita. Maaf Vim yang sudah lama tak menatap mata Mama dengan lembut. Maaf Vim yang tak dapat memberi kehangatan seperti yang mama harapkan dari anak-anak Mama. Maaf Vim yang terlalu sombong dengan kelemahan Vim. Maaf Vim yang tak ingin memberi tahu tentang kesedihan Vim. Maaf Vim yang menjadi semakin tertutup untuk Mama. Mohon maaf Mama yang sangat Vim sayang. Mohon maaf Mama yang sangat Vim rindukan.. Mohon maaf Mama.
Vim sayang Mama, dan Vim ngga pernah merasakan kecewa apapun terhadap Mama. Vim sangat bahagia Mama adalah orang yang dapat Vim miliki sepenuhnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thank's for your Comments on this Blogg