Cinta merambat mengikuti tarikan napasku, Ia menyusup kedalam aliran darahku. Ia tak tampak, namun aku dapat merasakannya sebagai kesejukan yang mengantarkan sang jiwa pada kelembutanku..
Cinta mengikatku dengan erat. Bersatu dengan molekul terkecil yang menyusun ragaku. Hingga tak dapat aku lepas darinya. Ia dan kesejatianku bak Jiwa dan Raga, ketika Jiwa tak ada, maka raga hanya seonggok benda mati saja..
Aku tak mengerti kapan cinta akan musnah, kapan aku tak akan pernah merasakannya, bagaimana perasaanku ketika ia tak ada mengiringi derapku.
Ugh..
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Thank's for your Comments on this Blogg